Abu Taqi Maestino: "Saya hadir sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan dan dukungan kepada Palestina"
JAKARTA UMMATTV.COM - Ribuan masa dari berbagai elemen masyarakat hadir dalam aksi bela Palestina yang digelar di depan kedutaan besar Amerika Serikat di Jakarta (24/6/2026).
Peserta aksi berasal dari berbagai komunitas organisasi kemasyarakatan Islam tokoh masyarakat hingga kelompok suporter sepak bola yang menyuarakan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina
Diantar tokoh tampak hadir adalah Abu Taqi Mestino biasa disapa ustad ATM yang merupakan Sekjend Presidium Gerakan Nasional Anti Islamofobia (GNAI). Abu Taqi hadir menjadi bagian dari dukungan moral masyarakat Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia serta penolakan terhadap berbagai bentuk penjajahan dan pelanggaran kementerian yang terjadi di wilayah tersebut.
"Saya hadir sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan dan dukungan kepada Palestina. Isu Palestina bukan hanya persoalan umat Islam tetapi juga persoalan kemanusiaan yang harus menjadi perhatian seluruh masyarakat dunia", ujar Ustadz ATM di sela-sela aksi.
Pada kesempatan tersebut Abu Taqi juga tampak berfoto bersama ketua MUI bidang ukhuwah dan hubungan luar negeri kyai Haji Muhammad Zaitun Rasmin yang juga merupakan salah satu pengurus GNAI, dan pembina KitaPalestina sebagai inisiator kegiatan Aksi Bela Palestina.
Selain itu ia juga mengabadikan momen bersama David Kholik aktor senior sekaligus dai yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Abu Taqi mengungkapkan bahwa dirinya memiliki hubungan kekerabatan dengan David Khalid dari garis keluarga ibu yang berasal dari Bukittinggi Sumatera Barat keduanya juga pernah terlibat dalam produksi film dakwah layar lebar nyai Ahmad Dahlan pada tahun 2017
Dalam film tersebut David Khalid memerankan sebagai kyai Haji Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah sementara anggota tim memerankan kyai Haji Muhammad Suja sahabat sekaligus tangan kanan kyai Haji Ahmad Dahlan dalam merintis Muhammadiyah, kenangnya kepada media.
Apa latarbelakang terbentuknya Gerakan Nasional Anti Islamofobia (GNAI) Indonesia
Gerakan Nasional Anti Islamofobia (GNAI) dideklarasikan di hari Jum'at, 15 Juli 2022 (15 Dzulhijjah 1443), di Aula Buya HAMKA Masjid Agung Al Azhar, Kebayoran Baru, Jakarta. Oleh para wakil lintas Ormas, Yayasan, Komunitas, aktivis Islaam di Indonesia.
Berlatar belakang resolusi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) GA/12408 15 Maret 2022, yang menetapkan tanggal 15 Maret sebagai hari Anti-Islamofobia (memerangi Islamofobia).
Kemenag RI pun resmi mendukung resolusi Majelis Umum PBB itu. Maka GNAI dimaksudkan menjadi momentum dan wadah komunitas Islam, khususnya di Indonesia, untuk bersatu menetralisir Islamofobia..