FLORES UMMATTV.COM - Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB) bekerja sama dengan Wahana Muda Indonesia (WMI) berhasil merampungkan pembangunan empat unit hunian sementara (huntara) untuk penyintas gempa bumi di Desa Ojang, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Flores, Nusa Tenggara Timur, Rabu (14/10).
Hunian tersebut merupakan bagian dari total 17 huntara yang dikerjakan WMI mulai bulan lalu, menyusul gempa bumi Magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026 silam. Huntara yang didirikan ARM HA-IPB dan WMI berukuran 4 x 6 meter persegi, berbahan rangka dari kayu, berdinding triplek, dan atap seng. Huntara ini dikerjakan secara gotong-royong oleh relawan dan warga masyarakat di dua kampung yaitu Ojang dan Robek.
“Dengan rampungnya huntara ini, kami berharap warga dapat secara berangsur pindah dari tenda pengungsian ke hunian yang lebih nyaman, aman, dan bermartabat,” ujar Sekretaris Jenderal ARM HA-IPB, Ir. Agus Rusli, M.M.
Para penerima manfaat terpilih yang menempati huntara tersebut telah tinggal di pengungsian rata-rata 2 bulan. Keluarga yang diprioritaskan memperoleh huntara adalah ibu hamil, lansia, janda, atau keluarga yang memiliki banyak anggota keluarga di bawah umur.
Sebagai contoh Ibu Elizabeth, perempuan lansia 69 tahun yang merupakan janda sebatang kara. Ia diseleksi WMI dan ARM HA-IPB untuk memperoleh prioritas huntara. Ada pula Ibu Laila Anisa (34) yang tengah hamil tua 9 bulan dan beberapa waktu lagi akan melahirkan. Dengan huntara miliknya, ia bisa bersalin dengan lebih nyaman dan bermartabat.
Huntara tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan warga untuk kembali hidup normal dan lebih baik pascabencana.
ARM HA-IPB
Bermartabat Menebar Manfaat